Selasa, 24 Februari 2009

Make a choice

23 Februari 2009

Memilih, setiap kali manusia harus selalu memilih. Tidak jarang perasaan terlibat ketika keputusan harus dibuat. Tapi tidak sedikit keputusan diambil dengan dasar pertimbangan akal, informasi, prioritas, dan tanggung jawab.

Hari ini misalnya, saya harus memilih. Bisa dikatakan sepele, namun sekecil apapun saya harus memilih.

Salah seorang teman saya berulang tahun di Bulan Januari, akibat kesibukannya dia baru bisa mentraktir kami sore ini.

Alangkah tidak tepat waktunya, karena pagi hari ini ada teman saya yang lain meminta tolong untuk mengantar dia ke provider selular guna mengganti kartu chipnya yang agak rusak.

Jadi saya harus memilih makan dengan mantan teman-teman saya satu departemen, delapan orang. Atau mengantar seorang teman saya ke provider selular untuk mengganti kartu chipnya yang rusak.

Pilihan jatuh untuk mengantar teman saya ke provider. Alasannya adalah skala prioritas dan amanah.

Sepele memang. Tapi ingat, komitmen kita sangat diperlukan saat sebuah keputusan diambil. Dalam hidup, banyak keputusan-keputusan besar lain yang harus kita ambil. Sering kali malah dampaknya sangat besar jika kita salah mengambil keputusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar