Selasa, 10 Maret 2009

Ibuku Cerdik Sekali

Jakarta panas sekali. Seringkali saya melihat anak-anak kecil berlari-larian dengan semangatnya tanpa menghiraukan hawa panas ini. Seletih mereka bermain dan berlarian, biasanya yang pertama kali mereka serbu adalah warung warung jajanan, dan tukang es.

Sluurrrppp.... segaarrr rasanya setelah meneguk air es tersebut.
Ibuku adalah salah seorang yang menangkap dengan jeli peristiwa ini. Asal tahu saja, ide yang terlintas di kepala ibuku adalah dengan segera ia membeli sebuah freezer untuk membuat es batu. Padahal di rumah sudah ada dua.

Kata ibuku dari sebuah freezer ia bisa menjual es batu rata-rata sebanyak 20 buah es batu sehari jadi kira-kira Rp 10.000 bisa di dapat. Jika dalam satu bulan ada 30 hari, maka ia bisa mengantongi uang sebesar Rp 300.000. Kalau dibandingkan dengan penyewaan rumah (kontrakan)hampir sama. Sekitar rumahku harga sewa kontrakan berkisar 250 sampai 700 ribu per bulan. Kontrakan perlu lahan, harus berhubngan dengan penghuninya, belum lagi tidak jarang ada konflik jika ternyata sang penyewa agak mangkir membayar.

Nah... maka dari itu, ibuku membeli dua freezer, jadi dia punya dua kontrakan katanya

Hihihihi.... :)
Ibuku cerdik sekali

Senin, 09 Maret 2009

Are They Couple

Suatu hari saya bertiga dengan teman saya jalan ke sebuah pusat perbelanjaan di bilangan Bekasi Barat. Setelah keliling-keliling beberapa lama, kami tiba di stand sepatu.

Agak lelah dan sedikit jenuh, saya duduk. Iseng, mata saya berkeliling melihat ke sekitar. Ada sepasang laki-laki dan perempuan sedang menjajal sepatu. Sang perempuan sedikit memberi saran, dan sang lelaki bertanya "Bener bagus?"... "Bagus kok.." sang perempuan menjawab.

Grogi, malu-malu, itu yang terlihat dari ekspresi sang perempuan. Namun dengan usaha keras dia bisa menutupinya dari sang laki-laki. Mereka berusaha biasa.

Sang perempuan memanggil penjaga, membawa sepatu tersebut untuk ditukar dengan bon, dan embawanya kembali kepada sang laki-laki.

Hmmm... are they couple? Terlintas pertanyaan itu di benak saya. Sang perempuan jelas sekali ingin terlihat sebagai teman, tapi,,, sebagai perempuan juga sepertinya saya tahu kalau dia sedikit menaruh hati pada sang laki-laki.

Mereka berdua pun berjalan menjauh ke kasir. Agak berjauhan satu sama lain.

Are they couple?

Rabu, 04 Maret 2009

Bapak

01 November 2006


Hari ini adalah hari pertama aku masuk kerja. Tempat kerjaku di Cakung, Jakarta Timur, hanya berjarak sekitar 20 sampai 25 menit perjalanan dengan mengendarai sepeda motor.

Hari pertama aku masuk, aku begitu takjub. Tempatku bekerja merupakan salah satu anak perusahaan terkemuka di Indonesia. Produk-produk yang dihasilkan cukup terkenal. Salah satunya adalah susu diet khusus untuk penderita diabetes. Bapakku rutin meminum susu tersebut

Sebagai anak baru, hari pertama diisi dengan pengenalan lingkungan kerja. Pagi hari, manajerku mem-briefing aku, setelah itu atasan langsung aku. Satu hal, selama aku berada satu hari di tempat kerja baruku, aku ingin rasanya cepat pulang dan bercerita mengnai hal itu kepada bapakku, ia pasti sangat exited.

Saatnya tiba, dengan semangat aku pulang ke rumah. Dalam pikiranku aku sangat ingin bercerita ... "Bapak,,, bapak tahu nggak? Umi kan kerja di tempat pabrik susu yang bapak rajin minum looh"

Wahh,,, tiba juga di rumah, aku berlari-lari kecil, mengucap salam, dan segera ke kamar Bapak.

Astagfirullah,,,,, !!!
Aku lupa,,,, kamarnya kosong, dan bapakku tak akan pernah menyambutku datang, dia tak akan pernah bisa mendengar ceritaku tentang aku bekerja di tempat pembuatan susu yang rutin ia minum.

Aku lupa,,,, kalau ayahku sudah tiada. Dia sudah meninggal ,,,,,

Tapi aku tetap bercerita dalam doaku, ketika menghadap Nya,,,

Tuhan... aktu titip salam untuk bapakku. Bapak,,, mulai hari ini, umi kerja di tempat pembuatan susu yang biasa bapak minum loh.

Doain umi selalu yaa